Tampilkan postingan dengan label Mancanegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mancanegara. Tampilkan semua postingan

Musisi Java Jazz Puji Musik Tradisional

0 komentar

Jakarta ( Berita ): Musisi yang sempat tampil di Java Jazz seperti Jimmy Haslip dan Steve Thornton, memuji musik tradisional gamelan dan mencoba memainkan beberapa alat musik bersama seniman dalam negeri, saat mengunjungi RRI, di Jakarta, Senin [08/03].

“Alat musik tradisional gamelan sangat bagus. Ini bukan kali pertama saya mendengar musik gamelan, tapi ini kali pertama saya dapat berbagi informasi tentang gamelan dengan begitu dekatnya. Suara yang diperdengarkan dari alat-alat gamelan sangat enak untuk didengarkan,” kata Jimmy Haslip yang merupakan pemain bass Yellow Jackets.

Jimmy mengakui dirinya sering mendapatkan inspirasi ketika mendengarkan jenis musik tradisional, dan gamelan salah satunya.

Yellow Jackets pun pernah membuat permainan instrumen yang diinspirasi dari gamelan.

Dalam kesempatan tersebut Jimmy sempat memainkan alat musik gambang, sambil didampingi oleh musisi Tanah Air Dwiki Darmawan.

“Saya tadi sempat bermain salah satu alat musik, dan saya merasa tidak begitu bagus memainkannya. Gamelan itu menurut saya adalah alat musik yang sangat kuno, mendengarkan musiknya bisa merasuk hingga ke jiwa,” tutur Jimmy.

Senada dengan Jimmy, Steve yang merupakan seorang mantan pemain perkusi Miles Davis berpendapat, dalam gamelan ia menemukan struktur harmoni, sama halnya ketika ia mendengarkan musik latin.

“Gamelan memiliki suara yang sangat memukau saya,” kata Steve.

Tidak kalah dengan Jimmy, Steve terlihat sangat antusias ketika memainkan alat musik bonang. Tanpa arahan Dwiki atau seniman lainnya, Steve berinisiatif untuk mencoba ritme baru dalam bermain bonang.

Selain bonang, Steve juga menjajal alat musik kendang. Dengan sekali arahan, Steve tampak mahir memukul kendang sehingga membuat para seniman Indonesia bertepuk tangan untuknya.

Kolaborasi Gamelan dan Jazz

Ketika disinggung mengenai kolaborasi musik jazz dan gamelan, baik Jimmy dan Steve berpendapat hal itu mungkin saja terjadi.

“Dalam masa depan, adanya kolaborasi antara jazz dan gamelan sangat mungkin terjadi,” kata Jimmy.

Steve menambahkan, kombinasi antara berbagai alat musik bisa memunculkan satu jenis musik. Misalkan dengan memadukan “keyboard” dan alat musik tradisional. Perpaduan gamelan dengan jazz juga mungkin terjadi.

“Musik membawa kebersamaan bagi semua orang di dunia. Siapa saja bisa mengapresiasi musik tanpa harus mengenal bahasa. Bagi saya, musik itu mengubah hidup saya,” tutur Steve.

Kedua musisi asing ini bukan kali pertama bermain musik di Indonesia. Mereka mengakui sangat menyukai budaya dan masyarakat Indonesia.

“Ketika pertama kali saya megunjungi Indonesia, saya sangat terkesan dengan orang Indonesia karena sangat bersahabat dan menyambut kami dengan hangat,” ungkap Jimmy.

Ini kali kelima Jimmy mengunjungi Jakarta selain ke Surabaya, Bandung, dan Medan. Jimmy melihat bahwa Indonesia adalah negara yang indah dan memiliki keragaman budaya yang mempesona.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Steve. Menurutnya, penonton di Indonesia menyalurkan banyak energi padanya ketika ia bermain di atas panggung dengan sambutan luar biasa.

“Ketika saya tampil di Indonesia, sambutan penonton selalu heboh. Saya suka suara penonton yang berteriak dan saya menikmatinya dari atas panggung,” kata Steve.

Dwiki Darmawan berpendapat musik adalah salah satu alat komunikasi dengan dunia untuk menyampaikan pesan-pesan damai. Ia percaya bahwa musik akan mempermudah kehidupan.

“Musik yang baik akan memberikan hal yang positif untuk kehidupan manusia. Itu yang terjadi dengan Java Jazza kemarin Banyak musik yang baik di situ sehingga banyak energi positif disalurkan,” kata Dwiki.

sumber : Beritasore.com

Suku Maya Membantah Teori Kiamat 2012

0 komentar
FAKTA TERBARU

Kabar mengenai Kiamat 21 Desember 2012 yang berasal dari ramalan suku maya menarik perhatian dan sedikit membuat gerah pihak suku Maya sendiri untuk angkat bicara.

Tetua suku Indian Maya, Apolinario Chile Pixton menyatakan bahwa kalender Maya yang disebut-sebut memperkirakan akan terjadi Kiamat 2012 adalah tidak benar. Apolinario Chile Pixton mengatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar, dan hanya akan memperburuk keadaan dan membuat orang ketakutan.

Pernyataan Apolinario Chile Pixton juga didukung oleh seorang seorang warga guatemala bernama Chile Pixtun yang menyatakan bahwa teori kiamat 2012 itu datang dari gagasan barat, bukan dari suku Maya.

21 Desember 2012 pada kalender suku Maya memang tercatat sebagai waktu yang sangat penting. Pada tanggal itu juga sebagian astronomis menyatakan bahwa pada tahun 2012 itu sendiri akan terjadi sebuah siklus bagian yang terjadi tiap 25.800 tahun sekali.


Ramalan perkiraan kiamat di tahun 2012 yang didasarkan pada kalender suku maya ini agak lain karena disebutkan mempunyai beberapa dasar arkeologis.

Sebagai contoh Monumen Enam. Monumen yang ditemukan di Meksiko selatan saat pembangunan jalan raya tahun 1960-an. Lapisan batu monumen enam memang nyaris musnah. Sebagian besar situs monument enam telah tertutup aspal dan sebagian dari batu moneumen enam juga bayak yang telah dijarah.

Hal aneh yang ada pada bagian batu monument enam yang masih tersisa mengandung padanan angka 2012. Pesan yang tertangkap pada lembar batu monument enam ini menerangkan akan terjadinya sesuatu pada tahun 2012.



Pesan dari batu moneumen enam ini melibatkan Bolon Yokte, salah satu dewa Maya yang misterius yang dihubungkan dengan perang dan penciptaan. Sayangnya erosi dan retakan pada batu monument enam itu membuat bagian akhir dari tulisan itu nyaris tak terbaca.

Guillermo Bernal seorang ahli arkeologi dari Universitas Otonomi Nasional Meksiko memperkirakan artik dari bagian akhir tulisan yang sudah terkikis itu menyebutkan, ”Dia akan turun dari langit”.

Suku Maya dikenal memiliki peradaban pintar dan maju. Bahkan suku Maya juga mengembangkan ilmu astronomi.

Kalender Hitungan Panjang suku Maya dimulai tahun 3114 SM. Kalender Hitungan Panjang suku Maya menandai siklus 394 tahunan sebagai Baktun. Angka tiga belas adalah angka sakral bagi suku Maya. Suku Maya percaya dan yakin bahwa Baktun ke-13 berakhir sekitar 21 Desember 2012.


Namun, David Stuart, seorang spesialis epigrafi Maya dari Universitas Texas di Austin, AS mengatakan hal itu tidak menyimpulkan soal kiamat. ”Itu merupakan ulang tahun khusus soal penciptaan,” katanya. ”Orang Maya tidak pernah mengatakan dunia akan berakhir, tidak pernah mengatakan sesuatu yang buruk akan terjadi. Mereka hanya mencatat peringatan masa depan di Monumen Enam.”

Namun, banyak orang yang mengatakan suku Maya mengetahui sebuah rahasia lain dari poros bumi bergoyang dan mengubah posisi bintang-bintang setiap tahun. Setiap 25.800 tahun sekali, Matahari akan menjajarkan diri dengan pusat Bima Sakti. Ini sekaligus menandakan Matahari berada pada titik terendah di kaki langit. Itu akan terjadi pada 21 Desember 2012. Saat itu pula Matahari terbit di tempat yang sama dan pusat galaksi menjadi terang benderang.

Teori lain menyatakan bahwa akibat berjajaranya matahari dengan pusat Bima Sakti akan menyebabkan gangguan magnetik yang menyebabkan bergesernya kutub. Ilmuwan mengatakan, kutub-kutub mungkin bergeser satu derajat selama satu juta tahun.


dikutip:kaskus.us

KUCING PERAMAL KEMATIAN

1 komentar




RHODE ISLAND - Seekor kucing bernama Oscar, memiliki kemampuan menakjubkan, yakni memperkirakan kematian pasien di rumah jompo. Kemampuannya sudah teruji, dengan mencatat 50 kasus ramalan.

Oscar, yang tinggal di Rumah Jompo Steere dan Pusat Rehabilitasi di Providence, Kepulauan Rhode, Amerika Serikat, meringkuk bersama pasien di akhir ajalnya.

Seorang dokter ahli geriatric Dr David Dosa, yang juga sebagai asisten profesor di Universitas Brown mengatakan, sudah lima tahun belakangan ini Oscar selalu tepat dalam memprediksikan kematian. Demikian seperti yang dilaporkan Daily Telegraph, Jumat (5/2/2010).

Bahkan ia pun sering membuktikan bahwa staf medis melakukan kesalahan dalam memprediksikan usia para pasien.

Kucing betina belang putih ini, kini berumur lima tahun dan tidak bersahabat, jarang sekali menghabiskan waktu dengan pasien, kecuali pasien yang mendekati ajalnya.

Dr Dosa dan beberapa staf lainnya sangat yakin sekali dengan akurasi yang diberikan Oscar. Begitu si kucing sudah mendekat salah satu pasien, mereka langsung menginformasikannya kepada kerabat pasien. Tanda-tanda konkret pasien akan bertemu dengan malaikan maut adalah jika si kucing naik ke atas ranjang dan berbaring di samping pasien tersebut.

Di dalam buku terbarunya berjudul, 'Making Rounds with Oscar: The Extraordinary Gift of an ordinary cat', karya Dr Dosa, tidak memberikan penjelasan yang ilmiah menyangkut perilaku Oscar.

Para kerabat dari pasien juga merasa tidak terganggu, bahkan justru merasa nyaman dengan keberadaan Oscar. "Mereka selalu memuji kucing tersebut di suratkabar dan juga pada saat pelepasan jenasah ke kuburnya," ungkap Dr Dosa.


DIKUTIP: KASKUS.US

Hitler Meninggal Di Indonesia?

0 komentar

VIVAnews - Diktator Jerman, Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun, fakta itu kini dipertanyakan.

Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, Program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak milik Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin NAZI tersebut.

Itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun.

Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua.

Sejumlah teori beredar soal dimana kematian Hitler. Ada yang mengatakan Hitler meninggal di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, bahkan Indonesia.

***

Jurnalis Argentina sekaligus pengarang buku 'Bariloche Nazi', Abel Basti meyakini Hitler tewas di Argentina pada 1960.

Basti mengklaim Hitler melarikan diri dari Jerman menggunakan kapal selam. Bersama belahan jiwanya, Eva Braun, Hitler diyakini menghabiskan hari-hari terakhirnya di sebuah kota bernama Bariloche. Basti mendasarkan klaimnya atas keterangan beberapa saksi.

Kemudian, seperti dikutip laman Salisburypost, 30 Agustus 1999, artikel surat kabar pada 17 Juli 1945, memberitakan Hitler dan Eva braun terlihat di Argentina.

Seorang wartawan mengirim cerita dari Montevideo ke Chicago Times -- Hitler dan Braun melarikan diri ke Argentina dengan kapal selam. Keduanya hidup di kompleks orang-orang Jerman di Patagonia.

Sementara, klaim bahwa Hitler meninggal di Brazil didasarkan pengakuan anggota NAZI bahwa Hitler meninggal pada 1980 di Brazil.

Brazil diketahui sebagai tempat pelarian para mantan pengikut Hitler. Sebuah makam NAZI bahkan ditemukan di pedalaman Hutan Amazon, lengkap dengan lambang NAZI di nisan yang berbentuk salib. (lihat gambar diatas).

Sebuah artikel mengejutkan telah lama beredar di sejumlah mailing list dan laman jejaring sosial. Artikel itu berisi versi lain cerita kematian diktator Jerman, Adolf Hitler. Dikatakan Hitler meninggal di Indonesia.

Cerita ini berawal dari sebuat artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama 'Hope' di Sumbawa Besar.

Dia menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.

Klaim yang diajukan dr Sosrohusodo jadi polemik. Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Hitler di masa tuanya

Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal --- Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.

Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya -- yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.

Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

Keyakinan Sosro, bahwa dia bertemu Hitler dan Eva Braun, membuatnya makin tertarik membaca buku dan artikel soal Hitler. Kata dia, setiap melihat foto Hitler di masa jayanya, dia makin yakin bahwa Poch, dokter tua asal Jerman yang dia temui adalah Hitler.

Keyakinannya bertambah saat seorang keponakannya, pada 1980, memberinya buku biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria.

Dalam halaman 59 artikel itu diceritakan kondisi fisik Hitler di masa tua. "Sejumlah orang Jerman tahu Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf."

Saat membaca buku tersebut, Sosro makin yakin, sebab kondisi fisik yang sama dia temukan pada diri Poch.

Dalam buku tersebut juga diceritakan tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943) -- yang merupakan pukulan dahsyat bagi tentara Jerman.

Sosro mengaku masih ingat beberapa percakapannya dengan Poch yang diduga adalah Hitler. Poch selalu memuji-muji Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi.

"Saat saya bertanya soal kematian Hitler, dia mengatakan tak tahu. Sebab, saat itu situasi di Berlin dalam keadaan chaos. Semua orang berusaha menyelamatkan diri masing-masing," kata Sosrohusodo, seperti dimuat laman Militariana.

Sosro mengaku pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, "ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali."

Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Hilter. Kata Sosro, istri Poch, yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya 'Dolf', yang diduga kependekan dari Adolf Hitler.

Usai membaca artikel-artikel tersebut, Sosro mengaku menghubungi Sumbawa Besar. Dari sana, dia memperoleh informasi dr Poch meninggal di Surabaya.

Poch meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

Setelah menutup mulut, S akhirnya memberi semua dokumen milik suaminya pada Sosro. termasuk foto perkimpoian, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

Ada juga buku catatatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

"Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun," kata Sosro.

Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler -- yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

Istri kedua Poch, S juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, "jangan bilang siapa-siapa."

Sosro mengaku tak ada maksud tersembunyi di balik pengakuannya. "Saya hanya ingin menunjukan Hitler meninggal di Indonesia," kata dia.

Hingga saat ini apakah Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Indonesia, belum bisa dipastikan. Kisah akhir hayat 'sang Fuhrer' terus jadi misteri.

source : http://nasional.vivanews.com/news/read/131304-hitler_meninggal_di_indonesia_

Uni Emirat Arab Jadi Negara Berkualitas Hidup Terbaik

0 komentar
ABU DHABI, KOMPAS.com - Uni Emirat Arab (UAE) dinobatkan sebagai negara dengan kualitas hidup terbaik di Timur Tengah dan wilayah Afrika Utara.

Arabian Business yang mengutip "Quality of Life Index 2009" dalam Economist Intelligence Unit (EIU), Minggu, melaporkan, negeri para emir itu secara global telah dimasukkan sebagai negara terbaik ke-15 di dunia dari 160 negara atau wilayah yang dinilai. Penetapan urutan tersebut merupakan cermin dari kemakmuran yang dinikmati rakyat UAE selama beberapa tahun terakhir. Menurut laporan itu, keberhasilan negara Teluk itu merupakan buah dari gagasan strategis yang diusulkan dan diluncurkan pemerintah pada semua sektor, termasuk ekonomi, keamanan, kesehatan dan pendidikan.

Penetapan posisi UAE tersebut dilandasi pertumbuhan penghasilan kotor domestik yang tinggi, pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang mengesankan, serta layanan perawatan kesehatan dan keluarga, harapan hidup serta keselamatan dan keamanan. Rencana pembangunan pemerintah juga telah secara tajam meningkatkan posisi negeri itu di berbagai indeks dan laporan internasional di segala bidang, seperti persaingan, ekonomi dan penanaman modal internasional serta pariwisata dan keamanan.

Kondisi ini sekaligus mencerminkan kecenderungan peningkatan pada kualitas hidup dan daya saing UAE, kata laporan tersebut. "Ditempatkan pada posisi pertama di Timur Tengah dan Afrika Utara oleh EIU adalah suatu prestasi yang membuat kami bangga, tapi tujuan kami ialah menjadi sejajar dengan negara terbaik di dunia," kata Abdullah Nasser Lootah, Sekretaris Jenderal Dewan Daya Saing Emirat.

Tergabung dalam Kelompok Ekonomi yang berpusat di London, EIU adalah perusahaan penelitian dan pemberi saran yang menyediakan analisis manajemen dan industri buat negara di seluruh dunia.

Di dalam kelompok perusahaan yang menjual publikasi dan layanan itu juga terdapat majalah ekonomi bergengsi, The Economist. "Quality of Life Index" EIU, menurut laporan Arabian Business, menghubungkan survei kepuasan hidup subjektif ke penentu objektif mengenai kualitas hidup di 160 negara atau wilayah.

sumber : kompas.com

Ritual memakan bayi di cina.

0 komentar
Salah seorang pengusaha di china dan juga pemilik pabrik di negara tersebut mengaku punya ritual yang telah turun temurun untuk menjaga vitalitasnya dan awet mudanya, yaitu dengan mengkonsumsi "Healthy Soup", sebagai pengkonsumsi tetap ‘"Healthy Soup". Sebagai hasilnya, pria berusia 65 tahun menjelaskan khasiat "Healthy Soup" ini mempertahankan kemampuannya untuk dapat berhubungan seks beberapa kali dalam semalam. Penulis diajak oleh pengusaha tersebut di atas ke salah satu restoran yang menyediakan "Healthy Soup" dan diperkenalkan kepada juru masak restoran tersebut. Kata sandi untuk "Healthy Soup" adalah BAIKUT. Juru masak restoran menyatakan jenis makanan tersebut tidak mudah di dapat karena mereka tidak tersedia ‘ready stock’. Ditambahkan pula bahwa makanan tersebut harus disajikan secara fresh, bukan frozen. Tetapi kalau berminat, mereka menyediakan ari-ari bayi (plasenta) yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan juga obat awet muda.




http://z.about.com/d/urbanlegends/1/0/w/7/eating_babies2.jpg

bambin10.jpg baby310.jpg
bambin11.jpg baby510.jpg
sopjan19.jpg
cinese10.jpg

sopjan21.jpg sopjan10.jpg


Beberapa hari kemudian seorang sumber menghubungi penulis untuk meberitahukan bahwa ada restoran yang sudah mempunyai stok untuk"Healthy Soup" . Bersama sang pengusaha, penulis dan fotografer pergi ke restoran tersebut untuk bertemu dengan juru masak restoran tersebut yang tanpa membuang waktu langsung mengajak rombongan untuk tour ke dapur. Di atas papan potong tampak janin tak bernyawa itu tidak lebih besar dari seekor kucing. Sang juru masak menjelaskan bahwa janin tersebut baru berusia 5 bulan, tidak dijelaskan berapa harga belinya, yang pasti itu tergantung besar-kecil, hidup-mati janin tersebut dan sebagainya. Kali ini, harga per porsi "Healthy Soup" 475 USD atau setara dengan Rp 4.750.000 karena stok sedang sulit untuk didapat. Sambil mempersiapkan pesanan kami, dengan terbuka juru masak tersebut menerangkan bahwa janin yang keguguran atau di gugurkan, biasanya mati, dapat dibeli hanya dengan beberapa puluh USD saja, sedang kalau dekat tanggal kelahiran dan masih hidup, bisa semahal 300 USD. Urusan bayi itu diserahkan ke restoran dalam keadaan hidup atau mati, tidak ada yg mengetahui.

sopjan19.jpg
sopjan16.jpg

Bisa anda bayangkan, harga bayi yang masih hidup hanya seharga Rp 3 jt. itu pun anda membelinya bukan untuk di adopsi atau di jadikan anak angkat, namun untuk Dimakan..!!

Setelah selesai, "Healthy Soup" disajikan panas di atas meja, penulis dan fotografer tidak bernyali untuk ikut mencicipi, setelah kunjungan di dapur, sudah kehilangan semua selera makan, maka cepat-cepat meninggalkan mereka dengan alasan tidak enak badan. anda mau mencobanya..?

sumber: real-mistery.blogspot.com

Gara-Gara Facebook, Buron Ditangkap Polisi

0 komentar

VIVAnews - Entah karena ceroboh, lugu atau nekad, seorang buronan polisi Amerika Serikat ini ditangkap setelah menyampaikan pesan dan jati dirinya di media jejaring sosial, Facebook dan MySpace.

Itulah yang terjadi pada Christopher Keith Crego, 39 tahun. Biasanya, seorang buron justru menghindar dan bersembunyi dari kejaran polisi, bahkan jika perlu berganti wajah.

Tapi, lain halnya dengan Crego. Dia malah dengan sesuka hati memasang status hingga berbagai pose fotonya di Facebook dan MySpace. Dia memajang foto saat memancing ikan, bersama kuda hingga sedang berburu.

Dalam akun Facebooknya, selain bercanda dan komunikasi dengan temannya, Crego juga menyebutkan tempat tinggalnya saat ini di Jasonville, Ind, kota asalnya di Lockport, New York, serta tempat kerjanya di Body Art Ink di Terre Haute.

Polisi New York ini rupanya juga tak memakai cara-cara biasa guna mengejar buruannya, tetapi juga memanfaatkan teknologi internet. Maka dari kantornya, polisi pun menelusuri gerak-gerik Crego di Facebook dan MySpace.

Yang menarik dari kisah penangkapan ini adalah polisi New York memergoki keberadaan Crego melalui pesan-pesan Crego yang di-posting di media jejaring sosial, seperti Facebook dan MySpace. Berkat selancar di dunia internet itu, polisi akhirnya menangkap Crego pada Rabu pekan lalu di sebuah salon tatto "Body Art Ink di kota Terre Haut.

Padahal, Crego sudah diburu polisi sejak musim gugur lalu, ketika buronan tersebut menghilang di Lockport, bagian barat New York dalam sebuah persidangan atas kasusnya.

Dia juga dinyatakan bersalah pada Agustus 2009 lalu terkait dengan sejumlah kasus yang menimpanya, di antaranya adalah menyetir saat mabuk, kepergok memiliki marijuana, serta terkait kasus penembakan burung secara ilegal.

Video soal kisah penangkapan buronan oleh polisi berkat Facebook ini juga diabadikan di Youtube oleh situs berita wivb.com, juga dipublikasikan oleh sejumlah media, seperti Terre Haute Tribune Star di Amerika Serikat.

Atas aksi-aksi Crego di dunia maya, polisi Lockport pun mengirimkan pesan terima kasih di akun Crego di Facebook, jejaring sosial yang sangat populer yang memiliki pelanggan hingga 400 juta orang di seluruh dunia itu.

"Terima kasih telah menunjukkan tempat kerja dan alamat yang baru. Tanpa bantuan itu dari kami dan teman-teman kami, penangkapan dirimu mungkin tak terjadi. Kami sangat berterima kasih juga atas foto yang bagus, tanpa bantuan kriminal seperti kamu, kerjaan kami akan lebih sulit," pesan polisi di akun Crego di Facebook.


sumber ; Vivanews.com